dua kali terima kasih
terima kasih mas
terima kasih
dan ia berlalu ke rumah di seberang perempatan
suara pengamen pria 20 tahunan itu cukup punya karakter, artikulas jelas. tapi medhoknya masih terdengar
aku lupa dia menyanyi lagu apa, tetapi dia menyanyi lagu yang berbeda di rumah yang berbeda
biasanya aku pedulis setan dengan pengamen yang meracau di saat aku sedang berbasah-basah mencuci mobil/motor. tapi kali itu berbeda, ada sesuatu yang berbeda, entah ada apa pada suaranya.
bergegas, walau dia masih jauh, kuambil 2 keping rupiah dari dalam mobil. bersiap kuberikan kalau dia memetik gitarnya di depan garasi. ternyata, dia tidak menghentikan langkahnya. dia hanya tersenyum dan terus bergerak maju dengan gitarnya di tangan kiri. segera aku bergerak ke arahnya sambil mengulurkan 2 kepingan logam itu. ini mas, sapaku menghentikan langkahnya dan membuatnya menyambut uluran rupiah itu.
senyum cerah tersungging melebar
terima kasih mas
terima kasih
dan hariku sempurna
sabtu, 20090205
Weblogs |Leave a Reply